Nama : WIWIN PRATIWI
Fakultas : TARBIYAH DAN KEGURUAN
Reka : I PI
DIARY GOAL 2009
Tanggal 12 februari 2009 saat itu memang awal libur kuliah selama satu bulan setelah saya mengikuti UAS selama dua minggu. Gelar Orientasi Anggota dan Latihan (GOAL) suatu kegiatan yang memang sudah direncanakan jauh dari hari sebelumnya. Di dalam GOAL ini dibagi menjadi dua yakni goal kampus dan goal lapangan.
Kegiatan goal kampus dilaksanakan selama dua hari, dalam kegiatan tersebut saya banyak mendapat pengetahuan, baik yang berhubungan pramuka, organisasi, dan sosial. Dengan mengikuti pramuka, Al- hamdulillah saya dapat mengetahui tentang keracanaan, kepandegaan, tata cara persidangan yang baik dan lain sebagainya. Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dan mudah-mudahan dapat diamalkan nantinya.
Pengalaman dan ilmu tidak hanya berhenti disini, masi banyak yang saya bisa ambil manfaat dan hikmahnya dari goal lapangan yang diadakan pada tanggal 4 Februari yang objeknya adalah Regasdengklok sampai Pantai Pakis Karawang. Muncul dalam pikiran saya kalau kenapa mesti Karawang?, padahal saya lebih menginginkan daerah-daerah gunung yang lebih sejuk, dingin, dan tentunya pula lebih menantang tapi yah mungkin kita bisa ambil hikmahnya juga dari perjalanan itu yang becek, banjir, pokoknya hancur banget deh.
Ketika sampai di Regasdengklok kita dikumpulkan dan diberi arahan sebelum memulai perjalanan. Waktu itu saya tidak menyangka bawa ransel yang begitu besar dan bebannya berat. namun pada akhirnya saya juga bisa sampai di garis finish yakni Pantai Pakis walaupun sangat melelahkan dan membuat BT abis. Yah BT sih tapi ada juga serunya jadi tak terasa kita sampai. Nah kesan yang saya tidak bisa lupakan yaitu suatu ketika saya bangun dari tidur kaki saya tidak bisa saya gerakkan, saya jadi takut terjadi apa dengan kaki saya, untuk digerakkan aja luar biasa sakitnya sampai-sampai saya meneteskan air mata, tapi yang lainnya seakan-akan tidak merasa kecapean gitu. Namun aku sempat menanyakannya kepada teman satu rekaku ternyata apa yang saya rasakan dia rasakan juga tapi tetap tetap dia semangat. Nah darisitu saya sangat malu akhirnya saya coba paksakan kakiku untuk bergerak meski itu sangat sakit sekali.
Setelah hari ketiga saya sudah merasakan sebuah kebersaman yang luar biasa, sebuah persahabatan yang kuat dan saling membantu. Hal ini seperti dalam persaudaran dan di dalam pramuka dikenal dengan istila “korsa” . Dalam korsa ini kita makan, masak, jalan bahkan sampai kena hukuman kita pun sama-sama. Yang tak saya duga sama sekali saya bisa menempuh perjalanan yang begitu jauh dengan berjalan kaki membawa beban yang berat, disitu diuji fisik dan mental kami dan Al-hamdulillah pada akhirnya kami dapat melakukannya meski ada juga teman saya yang jatuh sakit dan pingsan.
HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL DARI PERJALANAN GOAL LAPANGAN
1. Banyak teman.
Dalam goal lapangan Al- hamdulillah saya bisa lebih banyak teman wlaupun waktu pertama kalinya di goal kampus hanya beberapa orang yang saya kenal yaitu Irma, Awan, Ambo. Nah Al-hamdulillah sekarang saya jadi kenal semua angkatan 2009 terutama dari reka putri.
2. Pengalaman.
Kalau pengalaman sih udah jangan ditanya lagi yah pokoknya deh pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan.
3. Ilmu (pengetahuan)
Pengetahuan yang tidak saya dapat dari bangku kuliah sungguh bermanfaat bagi kehidupan saya, misalnya tentang PPGD, SAR/SURVEIPLE, pokoknya masi banyak lagi deh.
4. Mempererat silaturrahim
Dalam hal ini saya seperti halnya diperkenalkan dan dipersaudarakan antara teman dengan teman lainnya dan tambah lebih dekat juga, terutama tuh Ambo yang jadi imam.
5. Menumbuhkan solidaritas.
Solidaritas yang saya maksud disini yakni sesuai dengan dasa dharma yang ke lima “Rela menolong dan tabah”. Misalnya ketika ada teman diantara kita tidak kuat maka kita akan membantunya hal ini juga sesuai Al-Qur’an yang artinya “saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan”
6. Terujinya kesabaran.
Satu fakta yang nyata yaitu berjalan bareng melewati rintangan dan tantangan yang begitu melelahkan. Misalanya sebelum sampai di rumahnya kak Emon disitu tuh yang berat banget dilewat! Mana jalanannya banjir, becek sampai lutut ga ada ojek lagi… kalau bukan kesabaran yang berbicara mungkin saya suda mundur di tengah jalan. Nah disini nih saya bisa tahu kalau saya bisa mengendalikan emosi saya dan menggantinya dengan kesabaran.
PESAN-PESAN
1. Utamakan persatuan dan kesatuan (korsa)!
2. Bila menghukum panitia juga harus satu rasa dengan pesertanya!
3. Memberi hukuman harus yang mendidik!
4. Panitia harus lebih mengefesienkan waktu!
5. Panitia harus tahu dan banyak kordinasi dengan pesertanya!
6. Dll.
Wahai para saudaraku
Satukanlah tekat dan bulatkan niat
Berjuang, berkorban
Menumpas kebatilan dan menegakkan kebenaran
Wahai para saudaraku
Kaulah harapan bangsa yang tercinta


